Connect with us

Sains & Teknologi

Tak Biasa, Asap Kawah Gunung Merapi Membumbung 400 Meter

Published

on

TEMPO.CO, Yogyakarta – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang intens semakin kentara oleh mata telanjang seiring cuaca sekitarnya yang belakangan cerah tanpa hujan.

Salah satunya hasil pemantauan yang dilakukan petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Ahad pagi, 25 April 2021.

“Pengamatan pagi ini, dari pukul 00.00-06.00 WIB, gunung terlihat jelas dan asap kawah berwarna putih teramati dengan intensitas tebal dan ketinggiannya mencapai 400 meter di atas puncak kawah,” ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida 25 April 2021.

Asap kawah yang cukup jelas periode itu menyertai muntahnya 10 kali guguran lava pijar oleh Merapi yang jarak luncurnya maksimal 1.600 meter ke arah barat daya.

“Cuaca pagi ini berawan dan mendung, angin bertiup lemah ke arah timur,” kata Hanik.

Jelasnya asap kawah Merapi juga teramati pada Sabtu petang, pada periode pengamatan 18.00-24.00

Saat itu asap kawah Merapi teramati berwarna putih dengan intensitas tebal serta ketinggiannya 300 meter di atas puncak kawah. Asap Sabtu malam itu menyertai 8 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.700 meter ke arah barat daya.

Fenomena makin jelasnya asap kawah Merapi pekan ini menjadi hal cukup menarik karena selama beberapa waktu sejak gunung itu statusnya naik dari Waspada menjadi Siaga per 5 November 2020 asap kawah jarang terlihat meski visual gunung cukup jelas.

Adapun asap kawah Gunung Merapi yang teramati saat aktivitas vulkanik intens maksimal biasanya berkisar dalam ketinggian 50-100 meter saja.

Baca:
Peneliti Ini Sebut Lambung Kapal Selam KRI Nanggala Pernah Dilepas, tapi …



Source link

https://tekno.tempo.co/read/1456062/tak-biasa-asap-kawah-gunung-merapi-membumbung-400-meter

Continue Reading